Tradisi Maantar Patalian pada Perkawinan Masyarakat Adat Banjar Kalimantan Selatan (Telaah Antropologis dan Sosiologis)

  • Arie Sulistyoko Universitas Islam Negeri Antasari, Banjarmasin
  • Anwar Hafidzi Universitas Islam Negeri Antasari, Banjarmasin
Keywords: Marriage, Maantar; Patalian; Tradition; Banjar

Abstract

The marriage in Indonesia is usually done with customary rules, one of which is the Banjar tribe who still has a strong culture in the process of marriage ceremony. In practice in Indonesia, in addition to following religious regulations, tradition also becomes important, as practiced by the people of Banjar when conducting marriages filled with various customs both before, shortly or after marriages are conducted. The application of the procession, the benchmark is honesty itself, where if the total honesty requested is not met by men, then the girl's family prefers to cancel it. In this condition, the local people's customary approach is the benchmark in the traditional Banjar marriage system

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbari, Rifqi. “Jujuran Dalam Adat Banjar (Kajian Etnografis Hukum Islam Dalam Perkawinan Adat Banjar).” B.S. thesis, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, n.d.

Al-Asqalani, Al Hafidz Ibnu Hajar. Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam Alih Bahasa Ahmad Najieh. Semarang: Pustaka Nuun, 2011.

Al-Faifi, Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya. Ringkasan fikih sunnah Sayyid Sabiq. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2013.

Amalia, Rizqi Maulida, and Muhammad Yudi Ali Akbar. “Konseling Islam Perannya Bagi Pemilihan Pasangan Dan Kesiapan Pernikahan.” JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa 1, no. 2 (2017): 125–130.

Amin, Faizal. “Sex Education Dalam Paradigma Pendidikan Islam.” Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam 9, no. 1 (2016): 78–96.

Anam, Khoirul. “Analisis Al-Maslahah al-Mursalah Terhadap Program Sekolah Pra Nikah Oleh Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Di Surabaya.” PhD Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019.

Aripin, Musa, Ilmu Hukum IAIN Padangsidimpuan, and A. Pengertian. “Eksistensi Urf Dalam Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Al-Maqasid 2, no. 1 (2016).

Daud, Alfani. Islam dan masyarakat Banjar: deskripsi dan analisa kebudayaan Banjar, 1990.

Dhavamony, Mariasusai. Fenomenologi Agama. Kanisius, 1995.

Fariati, Evi Indah. “PERNIKAHAN NABI MUHAMMAD DENGAN MARIA AL-QIBTIYAH.” PhD Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015.

Firdian, Mochamad Rochman. “TRADISI ‘MAANTAR JUJURAN’ DALAM PERKAWINAN ADAT BANJAR KALIMANTAN SELATAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM.” PhD Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015.

Hafidzi, Anwar. “Penolakan Nasab Anak Li’an Dan Dhihar Dengan Ta’liq (Analisis Komparatif Naskah Kitab Fiqh al-Islam Wa Adillatuhu Dengan al-Mughni).” Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam 1, no. 2 (2018): 77–94.

Hafidzi, Anwar, and Eka Hayatunnisa. “Kriteria Poligami Serta Dampaknya Melalui Pendekatan Alla Tuqsitu Fi Al-Yatama Dalam Kitab Fikih Islam Wa Adillatuhu.” Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran 17, no. 1 (2017).

Indriyani, Novi. “Prilaku Bisnis Muhammad Saw. Sebagai Entrepreneur Dalam Filsafat Ekonomi Islam.” HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam 3, no. 1 (2016): 18–33.

Kurdi, Fathurrahman Azhari Zainal Muttaqien Sulaiman. “Motivasi Perkawinan Endogami Pada Komunitas Alawiyyin Di Martapura Kabupaten Banjar.” Mu’adalah; Jurnal Studi Gender dan Anak 1, no. 2 (2013).

Mahfudz, Gusti. Pola Perkawinan Adat Banjar Di Kalimantan Selatan. Yogyakarta: Lembaga Kependudukan UGM, tt.

M.Si, Dr Rukin, S. Pd. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia, n.d.

Muzainah, Gusti. “BAANTAR JUJURAN DALAM PERKAWINAN ADAT MASYARAKAT BANJAR.” Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman 5, no. 2 (2019): 10–32.

Nasution, Syamruddin. SEJARAH PERKEMBANGAN PERADABAN ISLAM. Asa Riau (CV. Asa Riau), 2017.

Ndruru, Efentinus. “Perempuan Dan Adat Perkawinan (Studi Tentang Marginalisasi Perempuan Dalam Jujuran Adat Istiadat Perkawinan Di Nias).” Jurnal Community 3, no. 1 (2018).

Pide, A. Suriyaman Mustari. Hukum Adat Dahulu, Kini, Dan Akan Datang. Prenada Media, 2017.

Saleh, Mohamad Idwar. Adat istiadat dan upacara perkawinan daerah Kalimantan Selatan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya, 1991.

Shomad, Abd. Hukum Islam: Penormaan Prinsip Syariah dalam Hukum Indonesia. Kencana, 2017.

Simanjuntak, Bungaran Antonius. Tradisi, Agama, dan Akseptasi Modernisasi Pada Masyarakat Pedesaan Jawa (Edisi Revisi). Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2016.

Umar, Nasaruddin, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, and Departemen Agama. “Refleksi Penerapan Hukum Keluarga Di Indonesia.” Makalah yang disampaikan pada Konsultasi Nasional Mencapai Hukum Keluarga yang Adil dan Setara Jender diselenggarakan oleh Komnas Perempuan, Jakarta (2009): 3–4.

Yakin, Ayang Utriza. Sejarah Hukum Islam Nusantara. Kencana, 2016.

Published
2020-07-15
How to Cite
Sulistyoko, A., & Hafidzi, A. (2020). Tradisi Maantar Patalian pada Perkawinan Masyarakat Adat Banjar Kalimantan Selatan (Telaah Antropologis dan Sosiologis). An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial, 7(1), 19-32. https://doi.org/10.36835/annuha.v7i1.327
Section
Articles