Textual and Contextual Approach to Faraidh Science: A Critical Analysis in Determining The Distribution of Heritage Based on Islamic Sharia
DOI:
https://doi.org/10.36835/annuha.v12i1.774Keywords:
faraidh, textual-contextual, shariaAbstract
Islamic Inheritance law is regulated in the Qur'an in Q.S An-Nisa: 7 and An-Nisa:12. It is often regarded as a qath'i doctrine which gives no chance for ijtihad and must be accepted absolutely. The existence of the Al-Qur'an began to be challenged along with the changing times. According to liberal thinkers, Islamic inheritance law is considered a product of salaf scholars as a rule that tends to be discriminatory, for example the distribution for women who only get a half of male. The study of faraidh in fiqh books is the interpretation of scholars based on social and contextual settings where the social construction of people's lives. Thus, the provisions of the Islamic heirs need to be critically reviewed and re-analyzed by considering the contextual social development of society. This research tries to examines and observe various data sources from various books, arguments, and other written works to find out best practice of inheritance provision. This is library research in which the technique of collecting data is taken from various books, dalil, and other scientific writing. This writing is supposed to answer some critics related to inherit share for man and woman from both textual and contextual approach of faraidh.
Downloads
References
Alkostar., Arjito., & Amin, M., & Sholeh. Pembangunan Hukum dalam Pespektif Politik Hukum Nasional. Jakarta: Rajawali Pers. 2016.
Amal, A., Taufik. Islam dan Tantangan Modernitas. Bandung: Mizan. 2017.
Antonio S., & Muhammad. Bank Syari’ah (Dari Teori ke Praktek). Jakarta: PT. Raja Grafindo. 2015.
As-Shabuni M. A. Hukum Waris Dalam Syari’at Islam. Bandung: CV. Diponegoro. 2016.
Aziz, A. Pembagian Waris Berdasarkan Tingkat Kesejahteraan Ekonomi Ahli Waris dalam Tinjauan Maqashid Shariah. Journal de Jure, 8(1), 48. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v8i1.3729. 2016.
Fikri & Wahidin, F. & W. (2017). Konsepsi Hukum Waris Islam dan Hukum Waris Adat (Analisis Kontekstualisasi dalam Masyarakat Bugis). Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 2(2). https://doi.org/10.22515/al-ahkam.v2i2.500. 2017.
Haries, A. Analisis Tentang Studi Komparatif Antara Hukum Kewarisan Islam dan Hukum Kewarisan Adat. Fenomena, 6(2), 217. https://doi.org/10.21093/fj.v6i2.169.2014.
Hazairin. Hukum Kewarisan Menurut Al-Qu’an dan Hadis. Jakarta: Tintamas. 2014.
Ilyas. Kedudukan Ahli Waris Nonmuslim terhadap Harta Warisan Pewaris Islam Ditinjau dari Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 17(1), 173–187. https://doi.org/10.24815/kanun.v17i1.6058.2015
Imarah, M. Al-Tahrir Al-Islami li Al-Mar’ah: al-Radd ‘alaa Shubhht al-Ghulat. Al-Qahirah: Dar al-Shuruq. 2016.
Khisni. Hukum Waris Islam. Semarang: UNISSULA Press. 2017.
Majid, N. Fiqih Lintas Agama: Membangun Masyarakat Inklusif-Pluralis, (Editor: Mun’im A. Sirry). Jakarta: Paramadina. 2014.
Mudzar, M., & Atho’. Fiqh dan Reaktualisasi Ajaran Islam. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina. 2018.
Mursyid, H. “Menelusuri Faktor Sosial yang Mungkin Berpengaruh”, dalam M. Wahyuni, et. al. [ed.], Kontekstulisasi Ajaran Islam 70 Tahun Prof. Dr. H. Munawir Syadzali. Jakarta: IPHI dan Paramadina.
Nawawi. Pengantar Hukum Kewarisan Islam. Surabaya: Pustaka Raja. 2015.
Pongoliu, H., Jafar, U., Djalaluddin, M., & Sanusi, N. T. Eksistensi Hukum Waris Adat dalam Masyarakat Muslim. Jurnal Diskursus Islam, 06(2), 361–401.2018.
Praja, J. Filsafat Hukum Islam. Bandung: Pusat Penerbitan Universitas. LPPM Universitas Bandung. 2012
Qurthubi, S. Era Baru Fikih Indonesia. Yogyakarta: Cermin. 2019.
Rafiq, A. Fiqh Mawaris. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2016.
Ramulyo, I. Perbandingan Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam dengan Kewarisan Menurut KUH Perdata (BW). Jakarta: Sinar Grafika. 2014.
Riyanto. Neo Usul Fiqh: Menuju Ijtihad Kontekstual. Yogyakarta: Fakultas Syariah Press. 2014. Sadri, I., Oktariadi. Pembagian Harta Warisan Menurut Adat Aneuk Jamee di Kecamatan Samadua Aceh Selatan. Al-Mursalah Vo. 3 No. 2 Desember 2017 p, ISSN: 2442-7268 e 2621-8470. 2017.
Sadri, I., Oktariadi. Pembagian Harta Warisan Menurut Adat Aneuk Jamee di Kecamatan Samadua Aceh Selatan. Al-Mursalah Vo. 3 No. 2 Desember 2017 p, ISSN: 2442-7268 e 2621-8470. 2017.
Santoso, H. Idiologi Patriarki dalam Ilmu-ilmu Sosial. Proyek Penelitian PSW UGM, Yogyakarta: UGM Press. 2018.
Shabuni, M. A. Pembagian Waris Menurut Islam. Jakarta: Gema Insani Press. 2016.
Shahrur, M. Al-Kitab wa Al-Qur’an: Qira’ah Mu’asirah, Damaskus: Dar al-Ahali li al-Tiba’ah. 2015.
¬¬¬_________ . (2004). Metodologi Fikih Islam Kontemporer, diterjemahkan oleh Sahiron Syamsuddin dan Burhanuddin. Yogyakarta: eLSAQ Press. 2015.
Sriani, E. (2018). Fiqih Mawaris Kontemporer : Pembagian Waris Berkeadilan Gender. 1(2), 133–147. Tawazun: Journal of Sharia Economic Law, P-ISSN: 2655-9021, E-ISSN: 2655-9579.Volume 1, Nomor 2, http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/tawazun/index. September 2018
Sultan, S. Ternyata Wanita Lebih Istimewa. Al-Qahirah: Dar al-Shuruq. 2017.
Suma M., & Amin. Hukum Keluarga Islam di Dunia Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2017.
Umam, C. Agama Menjawab Tantangan Pelbagai Masalah Abad Modern. Surabaya: Ampel Suci. 2017.
Zahari, A. Tiga Versi Hukum Kewarisan Islam: Syafi’i, Hazairin dan KHI. Pontianak: Romeo Grafika. 2015.
Zayd, A, H., & Hamid. Naqd al-Khitab al-Diniy. Misr: Dar Sina. 2017.
Zuhdi, M. Masa’il Fiqhyah. Jakarta: PT. Gunung Agung. 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fitri Yuni Haryani, Hernik Khoirunnisak, Budiono Budiono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam An Nuha yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atributs Share Alike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di An-NUHA bersifat akademik. An-NUHA tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.



