Rebo Wekasan dalam Ranah Sosial Keagamaan di Kabupaten Tegal Jawa Tengah (Analisis terhadap Ritual Rebo Wekasan di Desa Sitanjung Lebaksiu)
Abstract
Rebo Wekasan tradition in Tegal is still carried out. Tegal community has been widely believed that on the last Wednesday of the month of Safar, it will be a lot of disasters and calamities. So many of them, both children and adults perform various rituals to avoid disasters and calamities such as the tradition of shaving a few strands of hair and a tradition of making red and white pulp, which is then distributed to their neighbors. In addition, people also visited the hill Sitanjuang to perform the ritual starting reinforcements and ngalap blessing of the ruins are believed to be the tomb of the ancestors propagator of Islam in Java, especially in rural districts Sitanjung Lebaksiu Tegal, Central Java. The purpose of research is to find out the background to the emergence of a Rebo Wekasan culture in Sitanjung Lebaksiu village of Tegal regency, Central Java, and to determine the starting reinforcement ritual Rebo Wekasan in Sitanjung Lebaksiu village of Tegal regency, Central Java. This research is a field (field research), which is in the Sitanjung Lebaksiu hill of Tegal of Central Java with a qualitative approach and phenomenological approach to the subject of ritual Rebo Wekasan research in the Sitanjung Lebaksiu village. The sources of primary, secondary and tertiary data obtained through field and documents studies related research topic by using analysis content and research instruments are researchers themselves. The results of this study demonstrate their ignorance of local people about the background of Rebo Wekasan ritual in the Sitanjung Lebaksiu village. In addition, the ritual procession of Rebo Wekasan in the Sitanjung Lebaksiu village leads to superstition actions that could plunge the society on the behavior of shirk. The meaning  of Rebo Wekasan in the Sitanjung Lebaksiu village also been shifted into the entertainment arena and the economic opinion
Downloads
References
Arikunto, Suharsimi. (2000). Manajemen Penelitian.Jakarta: Rineka Cipta
Arsyad, M. As'ad. (2005). Acara Ritual Mandi Safar dan Syukuran Nelayan. Jambi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Tanjung Jabung Timur
Azwar, Saefuddin. (2001). MetodePenelitian.Cet. 1.Yogyakarta: PustakaPelajar Offset
Danandjaja, James.(1984). Folklor Indonesia. Jakarta: Grafitipers
http://alu-syahrudin.blogspot.com/2012/05/normal-0-false-false-false-enus- x-none.htm.diakses pada 28 Oktober 2015
http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,10-id,41663-lang,id-c,ubudiyah-t,Penjelasan+Mengenai+Rebo+Wekasan-.phpx diakses pada hari Kamis 28 Oktober 2015.
Hultkrantz, Ake. (1970).The Phenomenology of Religion: Aims and Methods, Vol. 6
Jurnal “Annalisa†Volume XVIII, No. 02, Juli - Desember 2011, Perpustakaan UIN Walisongo.
Karasuta, Nadia. (2014), Perilaku Sakral dan Profan Pada Upacara Adat Rebo Wekasan di Desa Suci Kabupaten Gresik. Skripsi (Tidak dipublikasikan). Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Brawijaya Malang.
Koentjaraningrat.(1964). Pengantar Antropologi.Jakarta: UI
______________.(1985). Beberapa Pokok Antropologi Sosial, Jakarta: Dian Rakyat
Moleong, Lexy J. (2002). Metodelogi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosda Karya
Muhadjir, Noeng. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Rake Sarasin
Nasution, Khoiruddin. (2010). Pengantar Studi Islam, Jogjakarta: Academia
Noordin Latif, Nazar. (2014). Tradisi Rebo Wekasan Pada Masyarakat Desa Gambiran Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Tahun 2000-2014. Skripsi (Tidak dipublikasikan). Program Studi Pendidikan Sejarah Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember 2014.
O'Dea, Thomas. F. (1995).Sosiologi Agama: Suatu Pengenalan Awal. Terj. Yasogama. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Prastowo, Andi. (2011). Metode Penelitian Kualitatif (Dalam Perspektif Rancangan Penelitian), Jogjakarta: Ar-Ruzz Media
Ridwan, Deden. (2001). Tradisi Baru Penelitian Agama Islam: Tinjauan Antardisiplin Ilmu. Bandung: Yayasan Nuansa Cendekia
Simuh.(1996). Sufisme Jawa (Transformasi Tasawuf Islam Ke Mistik Jawa).Yogyakarta: Yayasan Bintang Budaya
_________. (2002). “Interaksi Islam dalam Budaya Jawaâ€, Muhammadiyah Dalam Kritik. Surakarta: Muhammadiyah University Press
Spradley, J. (1980). Participant Observation. New York: Holt, Rinehart and Winston
Strauss, Anselm. (1987). Qualitative Analysis for Social Scientist, New York: Cambridge University Press
Sumandiyo Hadi, Y. (2006). Seni dalam Ritual Agama, Yogyakarta: Pustaka
Suprayogo, Imam. (2001). Metodologi Penelitian Sosial-Agama.Bandung: Remaja Rosda Karya
Syam, Nur. (2007). Madzab-Madzab Antropologi.Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright Notice
Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam An Nuha yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atributs Share Alike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di An-NUHA bersifat akademik. An-NUHA tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.



