Membangun Kerukunan Umat Beragama Dengan Nilai-Nilai Pluralisme Gus Dur

Fathur Rohman, Ahmad Ali Munir

Abstract


Artikel ini mencoba menjelaskan tentang implementasi nilai-nilai pluralisme Abdurrahman Wahid atau Gus Dur untuk membangun kerukunan antar umat beragama. Mendiang Gus Dur sebagaimana diketahui merupakan salah satu tokoh pegiat pluralisme di Indonesia. Karena komitmen, kiprah, dan pemikirannya tentang pluralisme ia dijuluki sebagai Bapak pluralisme Indonesia. Bagi  Gus Dur, pluralisme adalah kunci utama untuk membangun masyarakat Indonesia yang plural. Pluralisme bukanlah upaya untuk menyamakan atau menyatukan agama-agama, tetapi mengakui kebenaran agama lain dengan diikuti peran aktif dalam mencapai tujuan bersama. Toleransi yang hanya  menekankan penerimaan atau pengakuan kebebasan aktifitas ibadah agama lain saja belum cukup kuat menjadi dasar membangun kerukunan. Toleransi masih cukup rawan dan riskan tersusupi provokasi dan propaganda yang memecah belah. Untuk membangun kerukunan, dibutuhkan niatan yang tulus untuk melakukan dialog dan komunikasi yang produktif lintas agama. Tidak cukup sampai di situ, dialog antaragama juga harus direalisasikan secara riil dalam bentuk kerjasama antar umat beragama untuk mencapai kerukunan yang kuat berbasis pluralitas.


Keywords


Kerukunan, Pluralisme, Gus Dur

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Al-Qurtuby, Sumanto. “Pluralisme, Dialog, Dan Peacebuilding Berbasis Agama Di Indonesia.” In Merayakan Kebebasan Beragama. Edisi Digital. Jakarta: Yayasan Abad Demokrasi, 2011.

Asmara, Musda. “Islam Dan Pluralisme Dalam Pembangunan Politik Di Indonesia (Perspektif Pemikiran Abdurrahman Wahid).” Fokus 2, no. 1 (June 2017): 67–88.

Azyumardi, Azra. “Toleransi Agama Dalam Masyarakat Majemuk: Perspektif Muslim Indonesia.” In Merayakan Kebebasan Beragama, 12–28. Edisi Digital. Jakarta: Yayasan Abad Demokrasi, 2011.

al-Na’im, Abdullahi Ahmed. Islam Dan Negara Sekuler:Menegosiasikan Masa Depan Syariah, Terj. Sri Murniati. Bandung: Mizan, 2007.

Ma’arif, Syamsul. “Strategi Komunikasi Antar Umat Beragama Dalam Menumbuhkan Ukhuwwah Wathaniyyah Di Desa Plajan Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara.” An-Nida 7, no. 2 (2015): 143–160.

Madjid, Nurcholis. Beberapa Pemikiran Ke Arah Investasi Demokrasi, Islam Liberlisme Demokrasi: Membangun Sinergi Warisan Sejarah, Doktrin, Dan Konteks Global. Jakarta: Paramadina, 2002.

Mahfud MD. Gus Dur: Islam, Politik, Dan Kebangsaan. Yogyakarta: LKiS, 2010.

Mulia, Siti Musdah. “Potret Kebebasan Beragama Dan Berkeyakinan Di Era Reformasi.” In Merayakan Kebebasan Beragama, 335–364. Jakarta: Yayasan Abad Demokrasi, 2011.

Rachman, Budhy Munawar. Argumen Islam Untuk Pluralisme. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia, 2010.

Rais, Ahmad Imam Mujadid, and Zainal Abidin Bagir. “Setelah ‘Bela Islam’: Gerakan Sosial Islam, Demokratisasi, Dan Keadilan Sosial.” Maarif 11, no. 2 (Desember 2016): 4–14.

Riyadi, Hendar. Melampaui Pluralisme: Etika Al-Qur’an Tentang Keragaman Agama. Jakarta: RMBooks, 2006.

Rumadi. Damai Bersama Gus Dur. Jakarta: Kompas Media Nusantara, 2010.

Setiawan, Wikha. “Belajar Keberagaman Dan Kerukunan Dari Desa Plajan Jepara.” Detiknews. Last modified September 28, 2017. Accessed February 12, 2018. https://news.detik.com/read/2017/09/28/190333/3662699/1536/belajar-keberagaman-dan-kerukunan-dari-desa-plajan-jepara.

Shihab, Alwi. Islam Inklusif Menuju Sikap Terbuka Dalam Beragama. Bandung: Mizan, 1997.

Sumbulah, Umi, and Nurjanah. Pluralisme Agama; Makna Dan Lokalitas Pola Kerukunan Antarumat Beragama, Malang. Malang: UIN Maliki Malang Press, 2013.

Suzeno, Frans Magnis. “Pembawa Bangsa Pasca Tradisional.” In Beyond The Symbols Jejak Antropologis Pemikiran Dan Gerakan Gusdur. 1st ed. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.

Th. Sumartana. “Penebar Pluralisme.” In Beyond the Symbols Jejak Antropologis Pemikiran Dan Gerakan Gusdur. 1st ed. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.

Wahid, Abdurrahman. Islamku, Islam Anda, Dan Islam Kita. Jakarta: The Wahid Institute, 2006.

———. Prisma Pemikiran Gus Dur. Yogyakarta: LKiS, 2010.

Yewangoe, Andreas A. “Regulasi Toleransi Dan Pluralisme Agama Di Indonesia.” In Merayakan Kebebasan Beragama. Edisi Digital. Jakarta: Yayasan Abad Demokrasi, 2011.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

      

-----------------------------------

Creative Commons License

Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya & Sosial by An-Nuha: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya & Sosial is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Based on a work at http://ejournal.staimadiun.ac.id/index.php/annuha.

----------------------------------

View My Stats

----------------------------------

Sertifikat Akreditasi

----------------------------------

KAMPUS STAI Madiun

Jl. Soekarno Hatta No. 70B Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun, Telp./ Fax. (0351) 463472, E-mail: jurnal.annuha.staimadiun@gmail.com