Disribusi Layanan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Berdasarkan Pola Persebaran Permukiman di Kabupaten Magetan

Authors

  • Mukhlis Khoirudin Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kawedana Magetan

Keywords:

Distribusi, Layanan Sekolah, Pola persebaran

Abstract

Pola pemukiman (settlement patterns) yaitu proses bagaimana orang bermukim atau bertempat tinggal dan pola persebaran permukiman (distribution patterns of settlement) yakni, hasil dari proses orang menempati suatu wilayah. Pola persebaran yang dilakukan seragam, acak (random), mengelompok (clustered) dan lain sebagainya dapat diberi ukuran yang bersifat kuantitatif. Dengan cara demikian maka perbandingan antara pola persebaran bisa dilakukan dengan baik, bukan saja dari segi waktu tetapi juga bisa dari segi ruang (space). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode analisis data dengan menggunakan rumus USLE dan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Hasil perhitungan dengan indek tetangga terdekat terdapat di Kecamatan Karangrejo, sedangkan yang terendah terdapat di Kecamatan Poncol dan Sukomoro. Untuk Kecamatan Karangrejo mempunyai pola persebaran pemukiman cenderung seragam sedangkan di Kecamatan Poncol dan Sukomoro mempunyai pola persebaran pemukiman yang cenderung random,. Berdasarkan data tersebut juga dapat diketahui bahwa pola penyebaran pemukiman yang berada di Kabupaten Magetan sebagian besar random, dari 18 Kecamatan 16 di antaranya mempunyai pola random, sedang dua sisanya mempunyai pola seragam. (2) Pola penyebaran Sekolah Menengah Pertama yang berada di Kabupaten Magetan adalah mengelompok. Sedangkan Berdasarkan hasil tumpang susun antara peta distribusi tingkat layanan Sekolah Menengah Pertama dengan faktor-faktor yang mempengaruhi, yaitu topografi, aksesibilitas, kepadatan penduduk, jumlah fasilitas tempat ibadah, fasilitas kesehatan, fasilitas ekonomi dapat disimpulkan bahwa faktor topografi paling berpengaruh dalam menentukan distribusi pelayanan Sekolah Menengah Pertama di daerah penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. 2009. Magetan Dalam Angka Tahun 2009. Magetan. BPS
_________.2009. Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2010-2020. Magetan. Bappeda
Bintarto,R. 1977. Buku Penuntun Geografi Sosial.Yogyakarta: U.P Spring.
_________. 1977. Suatu Pengantar Geografi Desa. Yogyakarta: U.P Spring.
Bintarto dan Surastopo Hadisumarno, 1979. Metode Analisa Geografi. Jakarta: LP3S.
Daljoeni N. 1982. Pengantar Geografi. Bandung: Iluni.
_________. 1992. Geografi Baru Organisasi Keruangan Dalam Teori dan Praktek. Bandung: Alumni
Djemabut Blaang, 1977. Perumahan Dan Permukiman. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Dahroni. 1997. Geografi Permukiman. Diktat Kuliah. Surakarta: Fakultas Geografi UMS.
Hasan Shadily. 1980. Kamus Istilah. Jakarta: Gramedia.
Peter Hagget. 1970. Geography: A Modern Syntesis. New York: Harper and Row Publisher
Ida Bagus Mantra. 1983. Pengantar Studi Demografi. Yogyakarta: Nur Cahya.
Nursid Sumaatmadja. 1982. Studi Geogarfi Suatu Pendekatan dan Analisa Keruangan. Bandung: Tarsito.
Ahmad Nur Sonhaji. 2009. Konsep Distribusi Layanan Sekolah Dasar (SD/ MI Berdasarkan Pola Persebaran Permukiman di Kabupaten Gresik. Tesis. Surabaya: ITS.
Su Ritohardoyo. 1989. Beberapa Dasar Klasifikasi dan Pola Persebabaran Permukiman. Yogyakarta: Fakultas Geografi UGM.
Teguh Slamet. 2009. Pola Permukiman. Diambil dari http://slametteguh.blogspot.com / 2009/02/ pola-permukiman.html
Tarigan. 2006. Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: Bumi Aksara
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Downloads

Published

2014-12-03

How to Cite

Khoirudin, M. (2014). Disribusi Layanan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Berdasarkan Pola Persebaran Permukiman di Kabupaten Magetan. An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial, 1(2), 215–232. Retrieved from http://ejournal.staimadiun.ac.id/index.php/annuha/article/view/20

Issue

Section

Articles