Pengembangan Structure Exercise Methode (SEM) dalam Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Sains pada Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al Islah Kota Gorontalo

  • Abdul Rahmat Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Abstract

Exercise structure development method (sem) to enhance the activity and results in students learning science in elementary school. This research aims to improve the learning activities of students of class V MI Al Islah on the subject of style and improve learning outcomes fifth grade students of MI Al Islah on the subject of style. The method used in this research is classroom action research which in practice is done in two cycles with the re-assessment process cycle consists of four phases: planning, action, observation and reflection. The results obtained in this study is shown by the activities of learners are on the first cycle only increased by 61.25% to 80.63% in the second cycle. While the number of students who have mastery learning on the first cycle of 11 people and the second cycle increased by 29 persons and classical learning completeness in the second cycle reaches 100% in the second cycle, whereas in the first cycle of 37.93%. Thus it can be said that the Structure Exercise Method (SEM) is one of the alternative methods that can be used to increase the activity of learning and science learning outcomes of students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arief Armai, 2002, Pengantar Ilmu Dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: PT Intermasa.
Budiningsih Asri, 2008, Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: Rineka Cipta.
Dahar, Ratna Wilis (2002) Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga.
Daryanto H, 2008, Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta.
Dimyati & Mudjiono. (1994). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah S dan Aswan Zain, 2006, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka Cipta
Gagne Robert M, 1976, The Conditions Of Learning Third Edition, Printed in the United States of America
Hamalik, O., (1989). Media Pendidikan. Bandung: Alumni.
Nasution (1997). Metode Penelitian Naturalistik0Kualitatif. Bandung: Tarsito.
Nasution. 2006. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Penerbit Bumi Aksara. Jakarta.
Purwadarminta (1984). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.
Rumampuk (1988) Media Instruksional IPS. Jakarta: P2LPTK-Ditjen Dikti
Rusmansyah. 2007, Penerapan Metode Latihan Berstruktur dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Konsep Persamaan Reaksi Kimia (Penelitian). Tersedia di http//:www.e-dukasi.net, Diakses pada tanggal 21 Januari 2010.
Sadiman (1984) Media Pendidikan; Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatan. Jakarta: Rajawali Pers
Sardiman A.M, 2006, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Slameto. 2007, Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Sudjana Nana, 2007, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sunaryo Soenarto, 2007, Pembelajaran Berbasis Multimedia Sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Hasil Belajar Dan Persepsi Mahasiswa. http://pasca.uns.ac.id/wpcontent/uploads/2008/05/pppkbermediavcd_hjnun, Diakses pada tanggal 2 Mei 2010.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 2001, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi kedelapan. Jakarta: Balai Pustaka.
Published
2016-07-21
How to Cite
Rahmat, A. (2016). Pengembangan Structure Exercise Methode (SEM) dalam Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Sains pada Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al Islah Kota Gorontalo. An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial, 3(1), 107-124. Retrieved from http://ejournal.staimadiun.ac.id/index.php/annuha/article/view/68
Section
Articles